Cari
  • Ekonomi Hijau

80 ton Rumput Laut Kering

Setelah mendapat pelatihan dan pembibitan rumput laut pada tahun 2018 dari Program Ekonomi Hijau Papua bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Wondama; Warga Kampung Yende, Mena dan Niyap di Pulau Roon Wondama, mencoba membudidayakan rumput laut. Mereka belajar melalui praktik langsung menanam spesies rumput laut yang lebih tahan dan sesuai untuk kondisi di Wondama. Penduduk kampung kini telah mampu mengembangkan bibit dan menjualnya ke kampung lain sehingga memberikan mereka sumber pendapatan baru.


Keberhasilan ini menarik minat pengusaha lokal dengan pengalaman sebelumnya dalam budidaya rumput laut.

Mereka berinvestasi dalam bisnis rumput laut berbasis masyarakat dengan menawarkan bibit dan pelatihan gratis kepada penduduk kampung, serta berkomitmen untuk membeli rumput laut yang dipanen dengan harga Rp 6000/kg kering. Pak Bansir dengan perusahaannya UD. Nadipa kini telah mengapalkan 80 ton rumput laut kering ke Surabaya dan masih memiliki tambahan 15 ton lagi di gudang miliknya.

Pada pertengahan Oktober ini, akan memiliki cukup rumput laut kering untuk satu kontainer (20 ton). Pak Bansir dengan perusahaannya UD. Nadipa, saat ini adalah mitra Ekonomi Hijau Papua untuk tujuan meningkatkan harga yang dibayarkan kepada petani rumput laut.

UD Nadipa akan terus mendukung replikasi dan peningkatan rantai nilai rumput laut di Teluk Wondama.

7 tampilan

Komplek Ruko Pasifik Permai Blok G-5 Dok 2 Jayapura, Papua Indonesia