Cari
  • Ekonomi Hijau

Kolaborasi Membangun Manokwari Selatan Sebagai Sentra Produksi Kakao Premium di Indonesia Timur

Intervensi Program Ekonomi Hijau Papua di Ransiki, Manokwari Selatan dimulai sejak tahun 2020 dan bertujuan untuk melestarikan 12 klon kakao yang memiliki rasa unik dan diminati pembeli dalam dan luar negeri. Upaya ini sejalan dengan konsep pengembangan Papua Barat sebagai provinsi konservasi dimana Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan merupakan zona penyangga flora dan fauna di Papua Barat.


Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Badan Litbang telah mendukung upaya tersebut dengan mengalokasikan dana otsus sebesar 7 miliar rupiah yang akan digunakan untuk pembangunan pabrik kakao dan gedung inovasi di Ransiki.

Pada 19 Februari, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung inovasi kakao di Ransiki. Gedung ini merupakan pertanda kerjasama yang baik antara Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten, Koperasi Eiber Suth dan program Ekonomi Hijau Papua. Selain dana yang dikucurkan oleh Pemprov Papua Barat, Pemkab Manokwari Selatan terlibat dengan penyediaan tanah dan bangunan beberapa fasilitas pelengkap, dan Program Pertumbuhan Ekonomi Hijau Papua dan Papua Barat terlibat dalam proses perencanaan desain gedung, perencanaan tata letak pabrik serta pengadaan peralatan pengolahan kakao yang dibutuhkan.

Dalam sambutannya Gubernur Papua Barat menyampaikan bahwa pengembangan Kakao Ransiki sebagai produk primer non deforestasi merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam mengembangkan ekonomi hijau serta upaya Pemprov untuk memajukan Manokwari Selatan sebagai sentra produk Kakao Papua Barat. Ia berharap dengan terbangunnya gedung inovasi ini dapat memacu dan mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi kakao serta pengembangan produk yang menggunakan biji kakao yang berasal dari Ransiki. Menurut Gubernur “Pembangunan pendirian ini merupakan upaya bersama untuk membangun Manokwari Selatan sebagai sentra produksi kakao premium di Indonesia Timur.”


12 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua